Rizieq Shihab Terima Kunjungan Polisi Terkait Program "Cooling System" Pemilu 2024




Bekas petinggi Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, mengaku telah menerima kunjungan dari aparat kepolisian terkait dengan program "Cooling System" menjelang Pemilu 2024. Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto, meskipun tidak memiliki pengetahuan pasti mengenai hal tersebut, menegaskan bahwa upaya menciptakan suasana politik yang kondusif menjelang pencoblosan merupakan tanggung jawab bersama semua pihak.


Dalam pengakuannya, Rizieq menyebut bahwa empat anggota polisi dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya datang ke rumahnya. Mereka menjelaskan bahwa kunjungan mereka terkait dengan program "Cooling System" yang bertujuan untuk menurunkan tensi politik jelang Pemilu Presiden 2024.


Rizieq menyambut baik penjelasan tersebut, menyatakan bahwa mereka meminta dukungan dari kalangan habib dan ulama untuk mendukung program pemilu yang damai. Namun, Rizieq menegaskan bahwa pemilu yang damai hanya dapat terwujud jika dilaksanakan dengan jujur dan adil.


"Saya terima, saya puji dia punya programnya. Saya berikan nasihat, saya bilang, sampaikan saja kepada bapak Kapolri kalau ingin pemilu damai maka gelar lah pemilu yang jujur dan adil. Kalau pemilunya jujur dan adil niscaya akan damai," katanya.


Rizieq menegaskan bahwa upaya menciptakan pemilu yang damai tidak cukup hanya dengan mengumandangkan slogan, tetapi pemerintah harus bertindak secara jujur dan adil sesuai dengan amanat konstitusi dan UUD 1945.


"Jadi saya sampaikan kepada mereka amanat konstitusi, amanat UUD 1945, bukan pemilu damai, pemilu luber dan jurdil," tandasnya.


Dengan demikian, Rizieq menyoroti pentingnya integritas dan kejujuran dalam pelaksanaan Pemilu 2024 untuk menciptakan suasana politik yang kondusif dan damai bagi seluruh masyarakat.

Post a Comment

Previous Post Next Post